Header Ads

Header ADS

5 DASAR ALASAN MENGAPA MEDIA SOSIAL TIDAK SELENGKAP WEBSITE

Apa Saja 5 Dasar Alasan Mengapa Media Sosial Tidak Selengkap Website ?

5 alasan mengapa media sosial tidak selengkap website
Gambar 1. Ilustrasi Media Sosial tidak selengkap Website.


Media Sosial adalah media (platform) marketing yang paling menjadi andalan saat ini, berjuta-juta orang menggunakannya, termasuk anda dan saya.

Tidak dapat dipungkiri bahwa kehadirannya membawa banyak perubahan pada kehidupan sosial kita.

Tidak hanya untuk bersosialisasi, mencari informasi dan hiburan semata, namun media Sosial juga bisa digunakan untuk mencari calon konsumen bagi para pemilik usaha.

Banyak yang berhasil, namun tidak sedikit yang gagal, hal ini terjadi karena berbagai faktor.

Jika Anda pemilik usaha, maka Anda wajib memahami hal ini lebih mendalam tentang batasan yang dimiliki oleh Media Sosial.

Karena dengan memahami batasan ini, maka Anda bisa mencari solusi lain untuk meningkatkan target penjualan produk anda.

Semakin banyak anda mengetahuii kelemahan sistem, maka semakin efisien promosi yang anda lakukan.


5 Alasan mengapa Media Sosial tidak selengkap Website adalah :    

Kali ini kita akan membahas kelemahan media sosial dari kelengkapan sistem fitur data yang ada dan tidak selengkap dengan fitur data website pada umumnya.

Secara umum banyak sekali kelemahan yang terdapat dalam media sosial, namun kali ini kita hanya akan membahas alasan mengapa media sosial tidak selengkap website yaitu ; 

1. Media Gratis bagi semua orang.

5 alasan mengapa media sosial tidak selengkap website
Gambar 2. Media Gratis bagi semua orang.

Berapa biaya pendaftaran media sosial? tentu gratis bukan ? Hal inilah yang menjadi alasan mengapa banyak sekali jumlah akun di platform media sosial.

Siapa yang tidak tertarik dengan 'kata Gratis' di dunia ini ? Semua orang tentu menyukainya.

Namun yang menjadi permasalahan sekarang tentu adalah yang namanya fasilitas gratis, apa yang kita dapatkan ?

Ya tentu saja semua orang mendapatkan hal yang sama. baik tampilan, profil, fitur penggunaan, dan lain sebagainya.

Jika Anda menjual ribuan produk yang memiliki banyak keterangan (spesifikasi) yang lengkap, tentu akan kesulitan untuk mengedit gambar satu persatu.

Umumnya fitur keterangan dibawah gambar juga tidak  bisa di modifikasi baik warna, bentuk huruf dan hiasan lainnya.

Semua tulisan kertterangan gambar produk akan berbentuk sama, sehingga terlihat monoton.

Belum lagi sistem navigasi katalog yang tidak fleksibel, karena tidak ada panel 'search box' untuk mencari katalog produk tertentu.

Misalnya anda membuat album khusus 'pakaian wanita; dan ada calon konsumen yang sedang mencari 'Blouse wanita Katun Corak Korea'.

Karena tidak ada kotak pencarian (search box), maka calon konsumen harus mencari produk itu dengan 2 cara.

a. Membuka galeri pakaian wanita dan mengecek 250 gambar satu persatu yang tentu akan menyita waktu.

b. Bertanya langsung dengan pemilik toko yang jawabannya tentu tidak pasti, apakah langsung dijawab atau tidak.

Hal ini tentu bisa menimbukan 'reaksi negatif' calon konsumen, karena keterbatasan sisten navigasi media sosial yang terbatas tadi.


2. Bersifat Individu

5 alasan mengapa media sosial tidak selengkap website
Gambar 3. Bersifat Individu.

Semua orang yang memiliki akun diwajibkan mengisi data pribadi (Biography) baru kemudian mereka bisa diterima menjadi warga media sosial.

Namun sekilas jika kita lihat dari bentuk tampilan profil yang diberikan, kita bisa tahu bahwa media sosial memang diciptakan khusus untuk pribadi (Individu).

Sebab berbeda tentunya dengan pemilik usaha yang biasanya memilki banyak barang dagangan yang akan mereka pasarkan di media sosial.

Data pribadi atau profil memang tidak memerlukan banyak informasi, yang tentu berbeda dengan info produk.

Jika Anda ingin menggunakan media sosial sebagai media promosi, maka anda tidak bisa menggunakan banyak data keterangan lengkap.

Seperti katalog pada umumnya, data yang bisa di posting di media sosial dibawah gambar biasanya adalah "Nama produk, harga, warna dan mungkin ukuran. 

Media sosial juga tidak memberikan fitur lain bagi anda, misalnya seperti fitur testimonial konsumen, Desain warna dan bentuk huruf yang menarik dan lainnya.

Anda diminta harus bisa memaklumi keterbatasn ini, karena media sosial memang lebih bersifat personal.

4. Upaya Menekan biaya Pengeluaran.


5 alasan mengapa media sosial tidak selengkap website
Gambar 4. Upaya Menekan biaya Pengeluaran.


Perusahaan mana yang ingin rugi ? Sebesar apapun perusahan semua tentu ingin mendapat keuntungan tanpa terkecuali termasuk perusaahaan Media Sosial.

Karena sebelum mereka mampu memberikan layanan, hal pertama mereka harus mampu mereka sediakan adalah fasilitas mesin dan sistem media sosial.

Mereka wajib membangun fasilitas yang besar, lengkap dan rumit pastinya, dimana hal ini tentu membutuhkan modal investasi yang besar, 

Maka sebagai dampak dari mahalnya menyediakan fasilitas penyimpanan yang mahal itu, akan 

Dengan memberikan fasilitas yang sama bagi semua orang, maka pemilik media sosial berhasil membatasi pengeluarannya.

Karena semakin besar fasilittas sistem yang mereka bangun bagi pengguna media sosial, maka semakin besar biaya yang harus mereka keluarkan.

Sedangkan mereka akan menggunakan 'fitur berbayar' bagi 'pengguna khusus' seperti pemilik usaha atau tenaga marketing.

Semakin banyak pengguna khusus yang mggunakan jasa iklan di media sosial, tentu akan semakin banyak pendapatan pemilik media sosial.


3. Cara Pemilik Medsos mengurangi Beban Data 

5 alasan mengapa media sosial tidak selengkap website


Masih berkaitan dengan penghematan, pemilik media sosial membatasi fitur sistem mereka tidak lain karena untuk membatasi data ynag masuk.

Misalnya mereka tidak memiliki sistem 'Editor' konten yang lengkap, karena bayangkan jika pengguna media sosial sedunia ini diberi fitur eit yang lengkap.

Maka akan banyak sekalli "data copy' yang masuk ke server dan hal ini akan menembah beban server. 

Dalam 1 hari ada berapa juta photo, video dan konten lain yang di upload ke media sosial ? satu kata dan yang pasti "Sangat Banyak !

Nah walau demikian pemilik media sosial "dituntut' harus selalu mampu memenuhi kebutuhan semua penggunanya yang akan menyimpan data.

Nah dengan meminimalisir fitur, maka mereka dapat membatasi informasi yang masuk, dan akan makin sedikit jumlah data yang tidak penting.

Hal ini tentu akan mengurangi 'beban' server dan sistem mereka.


5. Mnciptakan rasa adil bagi semua orang

5 alasan mengapa media sosial tidak selengkap website
Gambar 6. Menciptakan Rasa adil bagi semua orang

Bisa dikatakan media sosial mampu menyamai sebuah negara, karena disana ada rakyat (Penguna medsos), ada pasar, ada komunitas bahkan ada pemerintah (Pemillik Media Sosial).

Nah untuk menciptakan "rasa Adil" ini maka pemilik perusahaan media sosial akan memberlakukan hal yang sama pada semua orang tanpa terkecuali, baik fasilitas akun, hingga aturan penggunaannya.

Bagi orang atau pihak yang melanggar aturan maka akun mereka bisa diberikan peringatan (warning) atau bahkan bisa di deportasi (dikeluarkan) dari Negara Maya tersebut sewaktu-waktu.


Kesimpulan, Keputusan ada ditangan anda !

5 alasan mengapa media sosial tidak selengkap website
Gambar 7. Kesimpulan, keputusan ada ditangan Anda

Demikianlah 5 Alasan mengapa Media Sosial dan selengkap Website, sebab umumnya sebuah perusahaan memiliki banyak sekali produk ingin mereka tawarkan.

Masalahnya jika perusahaan Anda kesulitan membagikan informasi secara detail tentang seputar produk atau layanan anda, lalu bagaimana dengan pemahaman orang terhadap produk anda ?

Sebab pada dasarnya di media sosial semua orang saling berbagi informasi singkat, padat dan cepat, mereka tidak bisa memberikan banyak informasi detail yang dapat di sampaikan.

Untuk itu hal ini tentu berbeda dengan fitur tampilan website, dimana anda bisa memberikan banyak informasi sepanjang apapun, baik tulisan, video, gambar termasuk layanan tanya jawab pada satu halaman (page) Website.

Semoga bermanfaat !


Anda Ingin Buat Website ? Hubungi : 

Bapak Agus  (0812 - 1293 -  0102)

No comments

Powered by Blogger.